J o d o h (episode 2)


Bismillaahirrahmaanirrahiim…

Udah baca Jodoh episode 1 blum? Disitu saya saya menulis ucapan seorang sahabat,

“Pernah mikirin apa keinginan Allah?”

Masih tentang Jodoh, akhirnya pertanyaan ini jadi sering terngiang-ngiang di kepala saya. Iya juga ya? Apa sih keinginan Allah terhadap saya?

Saya pengen jodoh yg soleh, apakah Allah juga menghendaki jodoh saya adalah seorang yg soleh?
Saya pengen jodoh yang taat, apakah Allah juga menghendaki jodoh saya adalah seorang yg taat?
Saya pengen jodoh yg bisa membimbing dan menjadi imam untuk saya, apakah kehendak Allah juga seperti itu?
Saya pengen jodoh yg nyambung dan enak diajak ngobrol, apakah Allah juga menghendaki seperti itu?
Saya pengen disegerakan bertemu dengan jodoh, apakah Allah juga menghendaki begitu?

And these are the questions of life… (again!!!)

Ada pendapat yg agak ‘salah kaprah’ bahwa seorang yg soleh sudah pasti akan berjodoh dengan seorang yg juga solehah. So, pendapat ini ga sepenuhnya benar. Inget kan cerita Fir’aun yg memiliki istri yg solehah dan taat kepada Allah? Nah, kisah ini sudah membuktikan itu.. Dan hal ini, tidak lain sudah menjadi kehendak Allah SWT.

Pendapat tadi, mungkin agar kita sendiri berusaha memantaskan diri sesuai jodoh yg diinginkan. Artinya, kalo pengen jodoh yg soleh, kitanya harus soleh juga. Kalo pengen jodoh yg taat, kitanya harus taat juga. Pengen jodoh yg ganteng, kitanya juga harus menjaga karunia Allah pada kita, yaitu tubuh yg sehat dan sempurna. Gitu bukan?

Misalnya lagi nih, kita pengen jodoh yang pekerjaanya arsitek, ya nyarinya jangan di fakultas kedokteran. Atau pengen jodoh yang taat, ya bukan di dugem juga kan ketemuannya.😀 Yang pasti sih, kalau kitanya udah taat atau sedang berusaha menuju ketaatan, ya pasti bakal milihnya yang taat lagi. Misal kalo kitanya masih milih seseorang yang berbeda agama, atau senang mabuk-mabukan ya dari situ juga keliatan deh sebenarnya kualitas ketaatan kita gimana. Ya gak sih…?!😉

Sssoooo… balik lagi ke pertanyaan tadi, pernah ga kita mikirin apa sesungguhnya kehendak Allah terhadap kita?

Kita pengen jodoh yg soleh dan ternyata calon jodoh yg ada di hadapan kita jauh dr soleh. Let’s say Allah berkehendak bahwa dengan memantaskan diri kita menjadi solehah, si calon yg ga soleh itu bakal tertular menjadi soleh karna kesolehan kita. Atau kita pengen jodoh yg mapan, trus ketemu sm calon yg masih jauh dr mapan, sementara kita pun masih 11-12nya aja sama dia, mungkin aja kan kalau setelah dipertemukan kita akan menjadi satu tim yg kompak berikhtiar untuk sama2 menjadi mapan. Kalau Allah sudah berkehendak apa sih yg ga mungkin..

Atau….bisa jadi begini… Kita pengen disegerakan jodoh di dunia, dan… ternyata Allah menghendaki kita bertemu dengan jodoh sejati kita di akhirat nanti? Wallahu’alam bishshawab.

Nah nah.. Brarti melalui pencarian jodoh yg kita lakukan, sesungguhnya Allah menghendaki kita untuk melihat tanda-tanda kekuasaan-Nya dengan bersyukur dan ikhlas atas segala ketetapan-Nya.

Kenapa harus bersyukur sementara jodoh yang kita inginkan adalah seorang yg soleh dan kita malah dipertemukan dengan seorang yg jauh dr soleh? Kenapa harus bersyukur sementara calon jodoh kita seorang yg pasif sementara kita berharap seseorang yg aktif dan cerdas untuk menjadi jodoh kita? Kenapa harus bersyukur saat kita dipertemukan dengan cowo miskin sementara kita berharap berjodoh dengan cowo yg mapan?

Bisa jadi loh Allah mempertemukan kita dengan seseorang yang jauh dari harapan sebagai ujian untuk kita sebagai bentuk kasih sayang-Nya ada kita. Bayangin deh jadi Asiyah yang bersuamikan Fir’aun, bukankah Allah sudah menjanjikan surga untuknya… Kalo aja kita bisa bersyukur dan ikhlas menerima ketetapan-Nya, misal diberi pasangan yang sholat aja masih bolong-bolong, atau yang sering KDRT, tapi kita bersabar..?? Bisa jadi pintu surga juga loh buat kita.. In sha Allah.

Bersyukur aja dulu, huehehe… Bersyukur itu perintah Allah kan? Toh belum tentu juga orang itu adalah jodoh kita kan?

Allah SWT berfirman :

“Jika kamu bersyukur, Aku akan menambahkan (nikmat) kepadamu”. (Ibrahim 7)

Bersyukur aja dulu, dan Allah akan mempertemukan kita dengan jodoh sejati kita. Bersyukur aja dulu, kalau akhirnya si calon jodoh yg ga kita sukai ini menikah dengan kita, hati kita akan ditentramkan dan diterangi oleh cahaya-Nya agar bisa menerimanya. Bersyukur aja dulu, karena hanya atas kuasa-Nya, bisa jadi kita akan dipertemukan dengan jodoh yg sesuai keinginan kita. Bersyukur aja dulu, karna bahkan sampe menikah pun, belum tentu dia itu adalah jodoh sejati kita. Masih bisa bercerai loh.. Dan bisa jadi, kehendak Allah adalah kita bertemu dengan jodoh sejati kita di akhirat nanti. Wallahu’alam.

And that’s why kenapa harus ikhlas..

Beberapa hari yang lalu, baru aja denger tausiyah seorang ustadz. Beliau bilang..

Ikhlas membuktikan ketaatan kepada Allah SWT.

Firman Allah SWT :

“Dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya.” (Al A’raaf 29)

Ikhlas itu kan sesungguhnya ada di hati, dan hanya Allah yang bisa ngukur seberapa dalam keikhlasan kita.

Saya menemukan beberapa hal yang menurut saya akhirnya membantu saya agar bisa ikhlas atas segala kehendak-Nya. Butuh perjuangan memang. Yang membuat saya sangat bersyukur adalah ternyata pencarian ini membuat saya belajar untuk memahami agama saya. Dan ini tidak lain karna kasih sayang-Nya yang memberikan banyak sekali petunjuk kepada saya. Subhaanallaah..

Saya sangat berharap bahwa sesungguhnya inilah yang Dia kehendaki untuk saya. Agar aku ikhlas dengan dikaruniai nikmat ketaatan kepada-Nya. Alhamdulillah, sungguh nikmat yg luar biasa. Saya meneruskan pencarian saya, bukan (hanya) untuk bertemu dengan si jodoh sejati. Tapi terutama untuk mendapatkan rahmat dan keridhoan-Nya. Aamiin. InsyaAllah.

Jadi, masih ada alasan untuk ga ikhlas atas segala ketetapan-Nya?😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s