Jalanin Aja Dulu


Sebenarnya hanya ingin share kajian pranikah oleh seorang Ustadz di sebuah ta’lim di salah satu mesjid di Bandung beberapa waktu lalu.

Dalam surah Al-A’raf ayat 17 dijelaskan bahwa setan akan datang menyerang manusia dari 4 penjuru : depan, belakang, kiri, dan kanan.

Dalam kaitannya dengan Pernikahan, godaan setan itu kira-kira bisa seperti ini :

Dari DEPAN, setan membuat manusia melupakan masa depan (akhirat)nya. Dalam hal ini, setan menghalangi seseorang mencari jodoh yang terbaik untuk Hari Akhirnya. Godaan setan membuat dia berpikir bahwa seakan-akan menikah hanya untuk mendapatkan kebahagiaan duniawi aja. Setan ‘membayangi’ mata agar hanya melihat dari penampilan fisik saja, atau harta, dan bisa juga kedudukan. Setan menggoda manusia agar niat menjadi tidak lurus, menikah bukan untuk mendapatkan ridho Allah, menjadikan seseorang terlalu cinta pada pasangan/pacar, menikah harus seprofesi, harus satu suku, harus ini, harus itu, dll.

Dari BELAKANG, setan menyibukkan manusia dengan perkara Dunia. Setan membuat seseorang terus menunda niat baiknya untuk menikah dengan alasan-alasan, seperti: masih mengejar karier, belum cukup umur, belum siap, belum ketemu yang cocok, belum mapan, belum punya rumah, belum move on, dll.

Dari KANAN, setan menggoda manusia supaya manusia menolak kebenaran ajaran yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Naudzubillahi min dzaliik..

Dari KIRI, setan mengajak manusia kepada perbuatan maksiat, semisal pacaran, pegangan tangan, berkhalwat, dll.

Jangan lupa, setiap godaan setan yang kita ikuti kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Kalau kita pernah/masih seperti itu, berdoalah semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita.. Aamiin yaa Rabbal’aalamiin..

“Jalanin Aja dulu dan Mintalah Perlindungan pada Allah SWT”

Begitu pesan ustadz, simpel kan..!?🙂

Yang cowok, cepetan lamar! Karena setan akan dengan senang hati menghalangi kita melaksanakan Sunnah Rasul-Nya. Sempurnakan terus ikhtiar dan berserahlah pada Allah SWT. Kecantikan fisik, karir, pekerjaan, harta, dan kedudukan tidak menjamin kebahagiaan suatu pernikahan. Dan bukankah Allah sudah berjanji, bagi yang menikah:

“…bila dia miskin, Allah akan memampukannya dengan karunia-Nya..”
(QS. An-Nuur, 24:32)

Buat yang cewek, terima aja selama akhlak dan agamanya baik. Tuntunan Rasulullah seperti itu kan..!?

“Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridha akhlak & agamanya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi kerusakan yang besar di muka bumi.”
(HR. Tirmidzi. Al-Albani berkata dalam Adh-Dhoi’ifah bahwa hadits ini hasan lighoirihi)

Islam juga memperbolehkan kaum wanita mengajukan dirinya kepada pria yang berbudi luhur, yang ia yakini kekuatan agama dan kejujuran amanahnya, untuk menjadi suaminya. Sebagaimana bunda Khadija ra. yang dengan santun menawarkan dirinya kepada Rasulullah SAW untuk dinikahi. Sesungguhnya sikap menawarkan diri menunjukkan ketinggian akhlak dan kesungguhan untuk mensucikan diri. Sikap ini lebih dekat kepada ridha Allah dan untuk mendapatkan pahala-Nya. *khusus yang ini ngutip dari twit @kupinang😀

Masih pesan ustadz: “Jalanin aja dulu..!!” Jelek-jeleknya mungkin nanti akan bercerai.😦

Memang, tidak ada seorang pun yang menginginkan pernikahannya akan berakhir dengan perceraian. Tapi tidak ada seorang pun juga yang mengetahui bagaimana dan berapa lama usia pernikahannya kelak. Karena kita hanya manusia biasa, sedangkan ada yang mengatur segala kehidupan kita. Oleh karena itu, tugas kita untuk membekali diri kita dengan ilmu terus-menerus agar mampu menjalani pernikahan dengan sebaik-baiknya. Dan jangan lupa memohon perlindungan-Nya agar kita selalu dijauhkan dari hal-hal yang buruk.
Boleh saja menentukan kriteria jodoh seperti apa yang kita inginkan, selama itu masih sesuai dengan syariat agama. Rasulullah SAW sudah memberikan tuntunannya bagaimana memilih jodoh yang terbaik kan.. Jangan pernah berhenti meninggikan terus Kualitas diri kita. Yang baik untuk yang baik kan!?
Yang terpenting, tempuhlah HANYA cara-cara yang diridhai Allah agar kita selalu dilimpahi Berkah-Nya, baik dalam proses menuju pernikahan, maupun saat melakukan akad nikah dan menjalani kehidupan pernikahan.

“Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan, dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekati aku.”
(QS. Al-Mu’minun, 23:97-98)

Semoga Allah selalu melindungi kita dari godaan setan. Aamiin ya Rabb..

http://facebook.com/airastoreID

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s