Chain 10 : Allah Sang Pemilik Hati


Bismillaahirrahmaanirrahiim..

Butuh waktu berhari-hari bagi saya memikirkan apa yang akan saya tulis di chain 10 ini. Sebenarnya saya memang sedikit khawatir bila saya memandang hal ini dari sudut pandang yang salah. Atau mungkin juga tidak ada yang salah, meminjam kata sahabat saya, mungkin hanya ‘selera’ aja yang berbeda.

Meminjam lagi kalimat dari sahabat saya, “Jalanin aja dulu, kalo ga jodoh nanti juga bakal kacau dengan sendirinya, ada-ada aja waktu yang ga pas…” Dan bener aja, memang itu yang saya alami setelah tau bahwa orang tua mister R menolak saya karena alasan suku saya yang ‘katanya’ identik dengan karakter kurang baik.πŸ™‚

Awalnya, seperti yang sudah saya ceritain sebelumnya, saya memang sedikit protes dengan penolakan mereka. Tapi, setelah saya sadari, sebetulnya tidak ada yang perlu disesali dengan penolakan itu. Anggap saja kami berdua memang belum berjodoh.. Hanya saja, sebagai makhluk yang beriman sebaiknya kita memang menyerahkan segalanya kepada Allah dan tentunya disertai dengan ikhtiar terlebih dulu. Betul apa betul?

Saat itu, akhirnya saya mengerahkan segala upaya untuk bisa ‘mengubah’ kehendak Allah ini. Tapi kembali lagi pada pernyataan sebelumnya, “Jika Allah menghendaki sesuatu, Dia menyiapkan sebab-sebabnya.” Termasuk bila Dia menghendaki sesuatu tidak terjadi, maka sebab-sebabnya akan Dia siapkan juga.

Dimulai dengan kejadian si Item yang harus rawat inap selama 3 bulan di bengkel langganan saya yang menyebabkan saya tidak bisa melakukan banyak hal untuk menyempurnakan ikhtiar saya saat itu. Sempet kepikir, gimana kalo saya nekat aja ketemu orang tua mister R dan meyakinkan mereka kalo sangkaan mereka terhadap saya ga sepenuhnya benar. Tak kenal maka tak sayang, bukan? Tapi dengan segala keterbatasan saya waktu itu, apalagi tanpa si Item, kayanya sulit banget untuk bisa mengunjungi mereka yang tinggal diluar kota.

Belum lagi jadwal mister R yang ‘kebetulan’ sangat padat saat itu, orang-orang yang saya butuhkan untuk membantu saya yang ‘kebetulan’ juga sedang teramat sibuk saat itu, beberapa orang yang ‘tiba-tiba’ aja, entah kenapa, ga menjawab BBM saya dan sangat sulit dihubungi, serta berbagai ‘kebetulan’ lainnya yang sudah Dia siapkan sebagai ‘sebab’ untuk ‘menghalangi’ langkah saya waktu itu.

Tetaplah berprasangka baik kepada Allah, sesungguhnya sebab-sebab yang Dia siapkan untuk ‘menghalangi’ segala usaha saya waktu itu adalah tanda bahwa jalan yang saya tempuh itu bukanlah jalan yang terbaik untuk saya…πŸ™‚ Wallahu a’lam bishshawab

2 November 2013

Legaa… Akhirnya semua pertanyaan saya selama ini terjawab sudah. Ketika ustadz yang banyak membimbing saya selama ini berkata, “Banggalah ketika seorang pria meninggalkanmu karena memilih untuk patuh kepada orang tuanya.” Ya, saya memang patut bersyukur karena Allah pernah mempertemukan saya dengan cowo yang punya sifat mulia seperti mister R.πŸ™‚

“Hanya saja, seorang pria yang bijak akan berusaha untuk meyakinkan orang tuanya dulu sebelum memilih pergi,” begitu lanjutnya. Saya memang pernah mempertanyakan sejauh mana usaha mister R untuk mempertahankan niat baiknya saat itu. Tapi anggap aja dia memang sudah berusaha maksimal untuk meyakinkan kedua orang tuanya, lalu kenapa masih aja penolakan itu terjadi? And I think this is the answer…

ALLAH SANG PEMILIK HATI

Sang Penguasa Hati, Yang Menggenggam segala hati, Yang Membolak-balikkan hati manusia, Yang Menganugerahkan segala rasa dan hasrat dalam jiwa-jiwa manusia. Bukan hanya hati saya dan mister R yang digerakkan untuk tetap bertahan atau berhenti untuk melaksanakan niat baik kami saat itu, tentunya. Tapi juga hati kedua orang tua kami yang digerakkan untuk menyetujui atau menolak, hati orang-orang yang begitu saya butuhkan untuk membantu saya waktu itu dan orang-orang di sekeliling kami. Subhanallah..

Tanpa saya sadari, ada Dzat yang menggerakkan mereka saat itu untuk tidak menjawab BBM saya atau tidak mengangkat telepon, atau orang-orang di sekeliling mereka yang juga ‘digerakkan’ hingga ketika saya menghubungi mereka, mereka jadi punya kesibukan lain.. Luar biasa ya rancangan-Nya!

Pada akhirnya, saya sadari bahwa Allah mempertemukan saya dengan mister R untuk suatu maksud yang besar. Termasuk dengan segala rentetan kejadian dari chain 1 yang saya ceritain sebelumnya. Dan saya yakin, in sha Allah itu bermuara pada suatu maksud. Mudah-mudahan Allah masih meminjamkan umur dan kesehatan untuk saya dan saya bisa ngelanjutin tulisan ini sampai selesai di chain 11. Thanks untuk yang udah baca dari awal, semoga bermanfaat dan mendapat hikmah..πŸ˜‰

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s