“Jangan Berontak…!!”


Ada yang tau apa itu The Devil’s Snare..? Atau pernah menonton film Harry Potter and The Sorcerer Stone…? Mungkin ingat salah satu adegan di film tersebut, ketika Harry, Ron & Hermione berusaha menembus pintu jebakan tempat disimpannya batu bertuah. Tanaman Jerat Setan atau the Devil’s Snare ini adalah salah satu jebakan pelindung yang digunakan oleh Professor Sprout untuk melindungi batu bertuah dari para pelahap maut dan Voldemort di tempat penyimpanannya.

Jerat Setan

Nah ini dia bentuk rupa tanaman yang dimaksud. Tanaman ajaib ini memiliki kemampuan untuk mencekik lingkungan sekitarnya. Berjuang atau penolakan akan mengakibatkan tanaman tersebut akan semakin kuat melilit dan membelit mangsanya. Dalam adegan itu digambarkan Hermione dengan ketenangannya berhasil lepas lebih dulu dari jeratan tanaman tersebut sebelum tanaman itu membelitnya dengan ketat, sementara Harry & Ron yang terus berontak terlilit semakin kencang oleh sulur-sulur tanaman merambat itu.

The Devil's Snare

Anda yang bukan penggemar kisah Harry Potter, atau belum pernah membaca buku karangan J.K. Rowling ini mungkin tidak pernah mendengar tanaman sejenis ini. Saya sendiri tidak tau, tanaman ini hanya rekaan belaka atau benar-benar ada. Tapi ada satu hal yang bisa kita jadikan pembelajaran dari adegan tadi melalui tanaman ini.

Ketika menghadapi sebuah masalah, ada baiknya untuk tetap tenang. Seorang ustadzah berkata, “Jangan berontak…!!” Seperti Jerat Setan, semakin kita berontak maka masalah itu akan semakin membelit kita, semakin sulit pula untuk keluar dari jeratan masalah itu.

Kesalahan kita (sebenarnya ini kesalahan yang sering saya lakukan juga) adalah ketika menghadapi suatu masalah, kita malah menangis, berteriak, marah, mengadu kesana kemari, curhat sana-sini, bahkan beberapa mungkin ada yang berpikir untuk bunuh diri. Naudzubillah min dzaliik… Saya sendiri ngeri memikirkannya…😦

Coba kita simak kisah seorang wanita bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini…

Dari Anas bin  Malik, beliau berkata:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seorang wanita yang sedang menangis di sisi kuburan. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Bertakwalah pada Allah dan bersabarlah.” Kemudian wanita itu berkata, “Menjauh dariku. Sesungguhnya engkau belum pernah merasakan musibahku dan belum mengetahuinya.”

Kemudian ada yang mengatakan pada wanita itu bahwa orang yang berkata tadi adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian wanita tersebut mendatangi rumah beliau shallallahu alaihi wa sallam. Kemudian dia tidak mendapati seseorang yang menghalanginya masuk pada rumah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu wanita ini berkata, “Wahai Rasulullah, aku tadi tidak mengenalmu. Sekarang aku sabar.”

Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Sesungguhnya sabar adalah ketika di awal musibah.”

(Hadits Riwayat Bukhari – Muslim)

Semoga Allah memberikan hidayah dan kekuatan pada kita untuk selalu ridha dengan takdirNya meskipun itu terasa berat. Saya sendiri ga kebayang sekuat apa diri saya menampung segala tekanan, tapi in sha Allah saya percaya bahwa Dia selalu bersama orang-orang yang sabar. Percayalah, pertolongan Allah akan datang tepat pada waktunya…🙂

al baqarah 2~153 sabar, shalat, penolong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s