Filosofi Hiu dan Salmon


Hiu-hiu Kecil

Alkisah para nelayan Jepang yang hidup mencari makan dari mencari ikan salmon di perairan Korea. Ikan salmon memang lebih enak dinikmati dalam keadaan fresh, yaitu masih hidup sebelum diolah untuk disajikan. Sehingga ikan tersebut harus dimasukkan ke sebuah kolam buatan di atas kapal, lalu dibawa dalam keadaan hidup menuju pelabuhan di Jepang. Namun, sesampainya di Jepang, ternyata ikan-ikan salmon tersebut sudah mati. Berbagai cara dilakukan untuk menyiasati agar ikan-ikan salmon ini tetap hidup di dalam kolam, tapi tetap saja tidak berhasil. Kalaupun masih ada yang hidup, hanya sebagian kecilnya aja.

Hingga suatu hari terjadilah kehebohan. Satu kapal yang baru datang dari menangkap ikan di perairan Korea itu membawa ikan-ikan salmon yang semuanya masih hidup..! Setelah diteliti, ternyata ada satu hiu kecil yang tersasar masuk ke dalam kolam buatan tersebut..😀

Ikan hiu yang garang, ternyata ‘memaksa’ ikan salmon untuk selalu bergerak, berlari menjauh agar tidak dimangsa oleh ikan hiu. Bergerak membuat ikan salmon tetap hidup, dibanding diam malah menjadikannya mati. Begitu pula dengan kita, masalah seharusnya membuat kita menjadi jauh lebih kuat. Zona nyaman hanya membuat kita terlena hingga menjadi pasif dan minim kreatifitas. Sebaliknya, begitu ada riak yang mengusik, kita menjadi terpacu untuk terus bergerak aktif mencari solusi dan memaksimalkan potensi diri kita.

So, bila hari ini Anda masih punya masalah, congratulation.. You’re alive..!!🙂

Ikan Salmon

One response to “Filosofi Hiu dan Salmon

  1. Pingback: Tahapan Yang Hilang | the sand between my toes·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s