Berawal Dari Sebuah Perbuatan Baik – bagian 2


Seorang ibu tua yang pemarah dan kesepian, mengidap penyakit darah tinggi. Banyak tetangga di sekitar rumahnya tidak menyukainya karena sifatnya yang mudah tersinggung. Dia tinggal bersama suami dan seorang putrinya yang belum menikah. Anak sulungnya telah pergi mendahuluinya, sementara menantu dan cucunya jarang mengunjunginya. Padahal ibu ini sangat mengharapkan kehadiran cucunya sebagai pengganti anak sulungnya yang telah meninggal. Setelah kepergian putra sulungnya, dia semakin mudah tersinggung dan menangis. Suami dan putri sulungnya terlalu sibuk dengan urusan masing-masing. Sampai suatu saat dia kedatangan seorang tetangga baru di sebelah rumahnya. Seorang ibu yang ceria dan penuh perhatian. Sebagai tetangga terdekat, dia sering menengok ibu pemarah dan membawakan bermacam makanan favorit ibu pemarah. Dia selalu bersedia menampung curhatan ibu pemarah dan bersedia menuntunnya berjalan ke masjid. Berangsur-angsur penyakit ibu pemarah mulai sembuh. Sifatnya yang mudah tersinggung juga mulai digantikan dengan senyuman manis karena kebaikan hati ibu ceria yang penuh perhatian padanya, dia pun mulai bergaul kembali dengan tetangga di sekelilingnya.

Ada lagi seorang yang bertahun-tahun hidup dengan dendam dan penyesalan, hidupnya kacau balau dan jadi beban orang-orang di sekelilingnya. Suatu hari dia membaca sebuah tulisan di sosial media. Satu kalimat yang sangat memotivasinya, hingga akhirnya ia mulai belajar agama. Dia mulai membenahi hidupnya, membuka sebuah usaha kecil di rumahnya. Dia pun bertemu wanita pujaannya, hingga akhirnya menikah dan memiliki anak. Bisnisnya pun akhirnya sukses dengan membuka beberapa cabang dan mempekerjakan puluhan karyawan.

Cerita ini juga sudah cukup sering diceritakan di berbagai media. Ketika seorang anak yang kelaparan mencuri uang dan makanan di sebuah kedai. Si pemilik kedai dengan tulus memaafkan anak tadi dan memberikan sejumlah uang padanya. Uang ini lalu ia pergunakan untuk membeli obat untuk ayahnya yang sakit. Beberapa tahun kemudian, pemilik kedai pun jatuh sakit. Saat itu keluarganya tak punya uang untuk membiayai pengobatannya. Suatu hari, anak pemilik kedai menemukan sebuah surat di ruang perawatan ayahnya. Isinya memberitahukan bahwa seluruh biaya pengobatan dan rumah sakit telah dilunasi oleh anak kecil tadi yang kini telah menjadi dokter di rumah sakit tersebut.

Cerita-cerita di atas bukan hanya sekedar cerita inspirasi yang hanya jadi tontonan di youtube atau bacaan di beberapa blog. Sama seperti kisah Senyum yang saya ceritakan sebelumnya. Semuanya berawal dari sebuah perbuatan baik, yang mungkin saja kita anggap remeh. Perbuatan kecil yang tidak berharga untuk kita, tapi bisa jadi sangat berarti untuk orang lain. Dan berawal dari perbuatan itu, tercipta sebuah rentetan peristiwa yang menyenangkan.🙂

Saat kita mengupdate status di social media yang mungkin saja menginspirasi seseorang. Saya juga jadi kepikiran dengan kebiasaan check in di sebuah resto hingga resto tersebut menjadi populer. Tanpa kita sadari kita sudah ‘membantu membesarkn’ bisnis orang lain. Lebay..? Mungkin… Remeh..? Iya.., tapi ternyata berdampak besar bagi banyak orang. Kebayang ga kalo restonya jadi terkenal, maju, dan akhirnya buka banyak cabang? Berapa banyak karyawan yang ternafkahi ya dari situ.. Seperti sebuah senyuman yang menyenangkan hati, atau dengan hanya menyingkirkan ranting di jalanan. Kita ga pernah tau dampaknya akan seperti apa. Tapi lakukan aja, selama itu baik dan ga berdosa.

Bahkan bila kita melakukan perbuatan yang riya sekalipun, tapi itu berdampak baik untuk orang lain, lakukan aja! Hehee…, saya sih ga nyaranin untuk riya, perbuatan baik selayaknya juga harus disertai dengan iman dan niat yang tulus lillahi ta’ala, supaya perbuatan itu menjadi bernilai ibadah. Kalo riya pun ya tanggung sendiri dosanya, sebaliknya kalo menjadi ibadah yang akan mendapat pahalanya ya si pelakunya sendiri. Gitu kan..😉

Jadi mulailah dengan satu perbuatan kecil. Selama itu baik dan ga berdosa, lakukan aja..!

hadits muslim senyum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s