Berawal Dari Sebuah Perbuatan Baik – bagian 3


Sebelumnya sudah kita bahas tentang bagaimana sebuah perbuatan baik bisa  menimbulkan rentetan kejadian yang bermanfaat dan menyenangkan bagi banyak orang. Bisa jadi tanpa kita sadari, dengan hanya sebuah senyuman, memaafkan orang lain, memberi perhatian kepada tetangga dekat atau hanya mengupdate status sekalipun, ternyata bisa membawa dampak yang baik bagi banyak orang. Nah trus apa dampaknya untuk kita sendiri…??

Dari Ibnu Abbas ra.,

Rasulullah SAW bersabda,

Sesungguhnya Allah menulis kebaikan-kebaikan dan kesalahan-kesalahan kemudian menjelaskannya. Barangsiapa berniat melakukan kebaikan namun dia tidak (jadi) melakukannya, Allah tetap menuliskannya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya. Jika ia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, maka Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat sampai kelipatan yang banyak. Barangsiapa berniat berbuat buruk namun dia tidak jadi melakukannya, maka Allah menulisnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan barangsiapa berniat berbuat kesalahan kemudian mengerjakannya, maka Allah menuliskannya sebagai satu kesalahan.”

Hadits Riwayat Bukhari – Muslim

Subhanallah yaa… Allah mencatat perbuatan baik kita berawal dari niatnya, bahkan sebelum kita melakukan perbuatan itu. Perbuatan itu bahkan ga dinilai sebagai satu kebaikan aja, tapi diganjar dengan balasan berlipatganda. Balasan itu bisa berupa kebaikan yang kita terima di dunia, atau balasan pahala di akhirat nanti, bahkan juga ampunan dosa. Wallahua’lam.

Saya menulis artikel ini, dengan tujuan agar kita saling mengingatkan untuk terus berbuat baik dan menebar manfaat bagi orang lain. Kita ga pernah tau, akan seperti apa dampaknya bagi orang lain. Tapi kita tau, bahwa Allah telah berjanji untuk memberi ganjaran atas perbuatan baik yang kita lakukan atas niat untuk mendapatkan ridho-Nya.

Jadi teruslah berbuat baik, selama itu ga berdosa, lakukan aja…! Guru saya berpesan, meski kecil, meski sedikit, tebarlah manfaat. Jadilah penebar manfaat, karena sesungguhnya memberikan yang terbaik untuk saudara kita adalah cara memuliakan diri kita. Jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apapun, meskipun itu hanya menyingkirkan paku-paku di jalan. Bukankah baginda Rasulullah SAW juga pernah mengatakan bahwa, “Sebaik-baik manusia, adalah yang paling banyak memberi manfaat.”

Beruntunglah kita sebagai umat-Nya. Dan sudah sepantasnya kita bersyukur atas limpahan rahmat dan kemurahan-Nya dengan memperbanyak amal soleh dan menjauhi segala kemaksiatan. Semoga kita selalu menjadi hamba-Nya yang taat dan selamat dunia-akhirat. Aamiin ya Rabbal’aalamiin.

hadits albani sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak memberi manfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s