Catatan Harian


Ngomong-ngomong tentang topik presentasi ke rumah sakit dari mas astongdji, saya jadi teringat lukisan di lobby gedung dekanat fakultas kedokteran almamaterku tercinta UNPAD…

Dulu saya ikut pecinta alam di fakultas, maklum, pecinta alam di FK UNPAD termasuk yg tertua di Bandung. Dan menjelang medan operasi, rasanya nggak mau berangkat aja. Krn terbayang, berapa jauh jarak tempuh per harinya, belum lagi ransel di pundak yg (pada waktu itu) mencapai bobot 28kg, pake sepatu PDL yg biasa dipakai tentara, dan ini berlangsung 12 hari… Jozz banget gak tuh?

Secara mental, siapa yg mau begitu? Udah gila kalee… Mendingan tidur aja di rumah…

Saya berada dalam mental psikologis apati (apati ini lebih parah dari malas). Menurut wikipedia:

Apati adalah istilah psikologikal untuk keadaan cuek atau acuh tak acuh; di mana seseorang tidak tanggap atau “cuek” terhadap aspek emosional, sosial, atau kehidupan fisik. Apati klinikal dianggap tingkatan atas, sedangkan tingkat menengah dapat dianggap sebagai depresi, dan pada tingkatan puncak dapat didiagnosa sebagai disorder disassociative.

Rasulullah SAW kasih doa begini
“Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas…” (HR. Abu Dawud)

Akhirnya pada suatu hari saya melihat lukisan yg saya cerita di awal tadi. Gambar perahu di tengah ombak, di bawahnya ada tulisan:

“ombak yg tenang tidak akan menghasilkan pelaut yg tangguh”

Aha…
Oh begitu…

Bukan masalah medan operasinya, urusan ini kembali ke diri sendiri. Klo saya bisa melalui medan operasi 12 hari, maka apa yg saya dapatkan? Apakah dikasih duit oleh organisasi? Atau dikasih hadiah? Reward?
No… No… No…
Bukan itu…

Tentunya saya menjadi dokter lapangan yg tangguh dan siap turun di medan apapun.

Guys…
Perjuangan itu memang melelahkan pada prosesnya, namun menyenangkan pada akhirnya.

Orang malas simbol orang lemah: lemah agamanya, lemah ekonominya, lemah pendidikannya, lemah tali silaturahimnya, lemah kekuasaannya. Bukankah ujung semua kelemahan itu adalah kemalasan seseorang untuk berusaha dan bekerja agar bisa menjadi kuat?

“Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, dan masing-masing memiliki kebaikan. Bersemangatlah terhadap hal-hal yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan merasa malas, dan apabila engkau ditimpa sesuatu maka katakanlah, ‘Qodarulloh wa maa syaa’a fa’al,’ Telah ditakdirkan oleh Allah dan apa yang Dia kehendaki pasti terjadi.” (HR. Muslim)

Apakah anda SIAP untuk memutus mental kemalasan MULAI DETIK INI DAN SETERUSNYA?
SIAP menjadi lebih sukses?
SIAP hidup lebih mulia?
SIAP dengan konsekuensi perjuangan demi kesuksesan itu?

Saya memilih utk berada pada jalur rajin, nggak tahu dengan anda… Di level brp % anda kerja keras di KW ini?

Coba jawab pertanyaan ini:
apakah diri anda sudah layak disukseskan oleh Allah dengan income >100jt/bulan alias platinum samurai?

Apakah menurut anda, anda sudah pantas sukses dengan ritme dan frekuensi kerja anda saat ini?

Apakah anda sudah pantas menjadi sosok orang yg dibanggakan oleh orang-orang yg anda sayangi?

dr. Angga Prasetya
Pakar Slimming #1
The Special One

Bandung, 5 maret 2015

#GoTo6A2
#iAmNEXT

Ingin tahu kenapa Kangen Water menyehatkan dan mampu mengubah kehidupan banyak orang? Kontak saya 081224294510🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s