Perjalanan Pulang


Perjalanan pulang, mereka terdiam. Namun mereka tak sungguh-sungguh terdiam, karena di dalam hati dan pikirannya, mereka bertanya kepada dirinya sendiri, kemanakah perjalanan ini menuju?

Seringkali mereka mengingat lantai masjid. Yang di atasnya lah air mata mereka menetes, kapankah kelak kita akan bersua kembali? Yang diatasnya lah kaki-kaki mereka berpijak hingga bengkak setiap malam,  sungguh… tak rela hati mereka berpisah. Yang di atasnya lah mereka menamatkan bacaannya sehingga terurai jeritan perih, yaa Allah… habis sudah…

“Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan maupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” [At-Taubah/9: 41]

Betapa hati dan jiwa mereka terbulatkan, bahwa inilah perjuangan sejati mereka, hingga datang syahid bagi mereka.

“Sesungguhnya Allah telah membeli daripada orang-orang yang beriman akan jiwa mereka dan harta benda mereka dengan balasan bahawa mereka akan beroleh syurga, (disebabkan) mereka berjuang pada jalan Allah, maka (di antara) mereka ada yang membunuh dan terbunuh. Balasan syurga yang demikian ialah) sebagai janji yang benar yang ditetapkan oleh Allah di dalam (Kitab-kitab) Taurat dan Injil serta Al-Quran, dan siapakah lagi yang lebih menyempurnakan janjinya daripada Allah?. Oleh itu bergembiralah dengan jualan yang kamu jalankan jual belinya itu, dan ketahuilah bahawa jual beli (yang seperti itu)  ialah kemenangan yang besar. [At Taubah: 111]

Segala perkara yang menghasilkan kekuatan dan diperlukan di dalam peperangan adalah wajib disediakan dan dihasilkan.

Tergetar hati mereka, untuk semakin kuat. Kuat hati, tekad, impian, dan harta mereka, semata-mata karena mereka ingin termasuk kepada golongan yang beruntung itu.

Maka sekali lagi, jatuhlah air mata mereka, tak ingin berpisah, sekalipun perpisahan itu pun belumlah terjadi. Larut… Hanyut…
Sontak mereka terhenyak, terbangun dari mimpinya, mimpi bertemu kembali dengan ramadhan. Konon waktu berlalu begitu cepat, dan akhirnya ia telah berlalu…

Mereka melanjutkan perjalanan seraya bersyukur  “Yaa… Allah, sungguh nikmat perjalanan ini. Maka pertemukanlah kembali kami dengan ramadhanMu kelak.”

Dan mereka pun pulang dengan berurai air mata rindu.

Maka kemanakah perjalanan ini menuju…?

Bandung, 29 ramadhan 1436H

dr. Angga Prasetya
~ Pakar Slimming kesayangan anda

#MimpiRamadhan
#TheNextLegend
#iAmNEXT
#SedekahNyesekRamadhan2015

Ingin tahu kenapa Kangen Water menyehatkan dan mampu mengubah kehidupan banyak orang? Kontak saya 081224294510🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s