Tembok


Tembok

Sejak awal saya gak mau berfikir rumit. Malas berfikir. Saya terkagum-kagum dengan sosok leader dengan penghasilan Rp 500 juta/bulan saat itu, yang juga mengaku malas berfikir.

Jadi saat Pak Andhyka membawa konsep-konsep yang membuat saya mesti berfikir, saya menolak. Pikir saya, tanpa berfikir rumit pun, leader saya bisa menghasilkan Rp 500 juta/bln.

Saya bertemu dengan Pak Andhyka, saya mendengarkan rencana-rencana dia, cuma kesimpulan saya cuma satu: edukasi. Artinya, saya tidak paham dengan apa yang diceritakan tadi selain saya mesti edukasi

Pikiran saya sudah menolak, saya membangun tembok.

Lambat laun, Pak Andhyka punya beberapa kelebaran yang mau berfikir rumit. Mereka bertemu, mendengar, bertanya, bahkan berulang-ulang bertanya untuk menjadi paham apa yang disampaikan Pak Andhyka, sesuatu yang tidak pernah saya lakukan dulu.

Sekian bulan berlalu dan saya yang tetap tidak tahu selain edukasi menemui kenyataan tim lain yang join belakangan dengan pengetahuan full memiliki bisnis yang lebih besar dari saya.

Disini saya paham dampak tembok yang saya bangun. Menjadi penghambat kesuksesan saya sendiri. Contoh sederhana adalah marketing plan.

Saya tidak pernah memaksakan diri untuk tahu lebih jauh, lebih banyak, dan lebih dalam selain 8PS. Menurut saya, 8PS sudah cukup jadi modal jualan. Tapi saya terkaget-kaget saat crosline saya menguasai MP dengan baik dan bisnisnya besar!

Apa hubungan pemahaman MP dengan kebesaran bisnis kita? Hubungannya ada di VISI dan HARAPAN. Pemahaman MP sampai 8PS membuat visi saya hanya sebatas itu dan jualan saya hanya itu.

Saya tidak bisa menggambarkan kehidupan saya dan prospek setelah 5 tahun di bisnis ini dengan rinci. Padahal kalau paham MP lebih dalam, saya bisa tahu dan bisa meyakinkan prospek.

Tembok lain yang saya bangun adalah PERTEMUAN. Saya gak mau mengikuti pertemuan selain di kota saya sendiri. Dampaknya saya terlambat belajar dari leader-leader lain di luar kota.

Tapi yang berdampak paling besar adalah saya tidak berani membangun luar kota. Dulu pak Andhyka pernah mengajak saya ke Lampung dengan mobilnya. Ada kesempatan, ada fasilitas. Tapi saya tolak.

Sekarang saya menemui teman-teman seangkatan saya sudah merambah berbagai kota bahkan negara disaat saya masih disini-sini saja. Pun dengan komisi, saya berada di bawah mereka.

Cerita ini bukanlah untuk menyesali, namun lebih ke mewariskan pengalaman agar para pembaca meruntuhkan tembok yang menghambat kesuksesan di bisnis ini.

Masih ada 1 tembok yang menjadi penghalang sukses saya saat itu. Saya tidak rela dan tidak mau mengakui kesuksesan orang lain. Dampak pendidikan dari orang tua mewajibkan saya selalu juara.

Tidak ada pertandingan tanpa juara, artinya kalo sekiranya tidak menjadi juara, jangan bertanding atau bertandinglah di medan yang lain. Nah di bisnis ini banyak yang melebihi saya.

Alih-alih belajar dari mereka, saya malah menjauh dan membuat rencana sendiri, skenario sendiri, permainan sendiri. Padahal bisnis ini hanya pengulangan. Mengulangi hal yang sama. Dampaknya bisa ditebak, bisnis saya terlambat besar.

Sekarang saya paham, hal yang menghambat kesuksesan saya adalah saya sendiri. Saya menyebutnya TEMBOK, Anda boleh menyebutnya EGO.

Ternyata bukan penolakan prospek yang membuat saya terhambat. Tapi TEMBOK yang saya ciptakan sendiri. Lalu semakin saya mau merendahkan hati, semakin saya mampu meninggikan jumlah komisi. Semakin saya meruntuhkan TEMBOK saya, semakin saya mengokohkan bisnis saya.

Sekarang, saya merendahkan hati. Saat Pak Roni menjadi pembicara di Wellness  Seminar Makassar, saya datang dari bandara ke tempat seminar SEORANG DIRI. Menyaksikan Pak Roni berbicara di depan 45 group dan undangannya. Sesuatu yang haram saya lakukan dulu.

Akhirnya, saat Anda mengatakan ke saya belum closing padahal sudah banyak edukasi, saya tersenyum mengingat pengalaman sendiri. Pertanyaan saya cuma satu: Kapan mau meruntuhkan TEMBOK?

Wallahu’alam bish-showab

Makassar, 29 Maret 2015
Ahmad Sofyan Hadi
-The Next Legend-

#6A2
#AmazingLCD
#IamNEXT

Ingin tahu kenapa Kangen Water menyehatkan dan mampu mengubah kehidupan banyak orang? Kontak saya 081224294510🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s